Search
Close this search box.

BREAKING

NEWS

Tim Buser Polres Ketapang Kerja Cepat, Korban Pencurian Berikan Apresiasi

Ale Ale TV News.id – Ketapang, KalBar. Tindak pidana pencurian kembali terjadi di Ketapang, kali ini vgyang menjadi korbannya adalah seorang pedagang berinisial IT, pemilik Toko Winda. Kejadian pencurian yang menimpa IT itu terjadi sekitar pukul 17.59 WIB, di toko miliknya yang beralamat di Jl. DI Panjaitan.

Ketika dikonfirmasi tim media Ale Ale TV News, korban mengatakan bahwa pada saat kejadian dirinya sedang melipat pakaian. Dan dia baru menyadari kehilangan beberapa galon minyak bensinnya pada malam hari. Setelah ada orang yang membeli bensin pada pukul 19.00 WIB.

Dari rekaman CCTV yang dikirimkan teman korban kepada Tim Media Ale Ale TV, terlihat 2 orang lelaki memasuki halaman toko tetangga korban. Salah seorang kemudian turun dari motor Vario plat KB 6715 ZF itu dan menuju ke sekitar toko tetangga korban untuk memastikan keadaan aman. 2 orang pengendara motor vario itu, yang menggonceng memakai switer hitam, topi dan celana pendek. Sedangkan teman yang diboncengnya memakai baju hitam, celana pendek dan topi hitam. Keduanya tidak menggunakan helm. Dan wajahnya sangat jelas terekam CCTV tetangga korban.

Menurut IT, tetangga tokonya itu sedang tidak berada ditempat, sehingga suasana lengang sangat mendukung aksi pencurian.Korban menderita kerugian sebanyak 3 galon 5L bensin, yang jika dihitung nominalnya sekitar 180.000 rupiah.

Senin sore, IT dikabari bahwa pelaku telah ditangkap, dan diizinkan bertemu pelaku. “Terima kasih kepada Pak Ariansyah, selaku Humas Polres Ketapang yang telah membantu follow up laporan saya pada Minggu malam, dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tim Buser Polres Ketapang yang dengan cepat bisa menangkap pelaku. Kami sebagai warga Ketapang, berharap kinerja cepat Polres selalu bisa dipertahankan sehingga bisa memberikan rasa aman kepada masyarakat. Terima kasih Polres Ketapang”. Tutur IT via WhatsApp kepada Tim Media.

Dari keterangan IT, kedua pelaku berdomisili di tepi sungai Ketapang Kecil. Keduanya bekerja melaut, namun sering main slot, sehingga terdesak keuangan yang memicu mereka melakukan pencurian.

Red

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest