Search
Close this search box.

BREAKING

NEWS

Tingkatkan Kompetensi Bidan, Dinkes Ketapang Gelar OJT Penanganan Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal

Ale Ale TV News – KETAPANG – Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang melalui Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) melaksanakan kegiatan On the Job Training (OJT) Penanganan Kasus Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal bagi bidan. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 Juni 2026, di RSUD dr. Agoes Djam Ketapang.

 

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang dalam mendukung percepatan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Ketapang.

 

Dalam sambutan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, dr. Feria Kowira, MM, yang disampaikan oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Lieka, S.Si., Apt., M.E., disebutkan bahwa peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, khususnya bidan, menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak.

 

“Melalui kegiatan ini diharapkan para bidan dapat meningkatkan kemampuan dalam mendeteksi secara dini serta menangani kasus kegawatdaruratan maternal dan neonatal sesuai standar pelayanan yang berlaku,” ujarnya.

 

Serah terima peserta OJT dilakukan oleh Kepala Bidang Kesmas, Lieka, S.Si., Apt., M.E., dan diterima langsung oleh Direktur RSUD dr. Agoes Djam Ketapang, drg. Basaria Rajagukguk, M.Sos., yang didampingi para pejabat di lingkungan RSUD dr. Agoes Djam.

 

Sebanyak 18 bidan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) yang berasal dari tujuh puskesmas di Kabupaten Ketapang mengikuti kegiatan ini. Selama pelatihan, peserta mendapatkan pengalaman praktik langsung dalam menangani berbagai kondisi kegawatdaruratan maternal dan neonatal.

 

Materi yang diberikan meliputi penanganan perdarahan pasca persalinan (postpartum hemorrhage), preeklamsia dan eklamsia, partus macet, asfiksia neonatorum, bayi berat lahir rendah (BBLR), serta berbagai kondisi neonatal yang membutuhkan tindakan segera.

 

Kegiatan OJT ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bidan dalam melakukan deteksi dini, stabilisasi pasien, penanganan awal, hingga proses rujukan kasus kegawatdaruratan maternal dan neonatal secara cepat, tepat, dan sesuai prosedur.

 

Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang berharap melalui kegiatan ini terjadi peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta kepercayaan diri bidan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada ibu dan bayi. Peningkatan kapasitas tenaga kesehatan tersebut diharapkan mampu berkontribusi terhadap penurunan angka kematian ibu dan bayi serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan maternal dan neonatal di Kabupaten Ketapang. (HM)

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest